Welcome to my site => "Syauqi454.blogspot.com"

Intelektual, Spiritual, Finansial

Kamis, 11 Oktober 2012

Rahasia Syukur


Baca buku fenomenal dan kontroversial The Hidden Messages in Water. Sebagaimana telah saya kupas dalam artikel  Air Hexagonal kemarin. Di buku yang direkomendasikan oleh pakar pengembangan diri kelas dunia Anthony Robbins dan John Gray ini dituliskan bahwa air seolah-olah dapat mengerti bahasa manusia. Lebih jauh lagi, kristal air akan memperagakan bentuknya yang paling apik dan menarik apabila diperdengarkan kata ‘syukur’ dan ‘cinta’ -dalam bahasa apapun!
Itu semua, apa artinya sih? Pahamilah, alam semesta berasal dari air. Semua kehidupan juga bermula dari air. Dan yang terpenting, 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Jadi, setiap kali Anda menyebut kata ‘syukur’ atau  menyimpan rasa syukur, pada waktu yang sama Anda membekali diri Anda dengan energi-energi positif yang sangat Anda butuhkan untuk menggapai sukses. Tambahan lagi, kata ‘syukur’ dan rasa syukur memendam setumpuk manfaat yang lain, di antaranya menyejukkan hati dan memungkinkan Anda menuai hikmah dari berbagai kejadian.
Tidak mengherankan semua agama menganjurkan dan mengajarkan kita untuk menghafalkan dan melafalkan kata ‘alhamdulillah’, ‘puji Tuhan’ atau yang sejenis sebanyak-banyaknya -bahkan sampai ribuan kali sehari. Ternyata, ini bukan semata-mata soal kalkulasi pahala. Jauh-jauh hari Yang Maha Kuasa telah merancang ini sebagai modal untuk sukses.
Ada dua manfaat besar dari bersyukur. Kedua manfaat ini akan mengubah hidup kita jika kita mendapatkannya.
  1. Pahala dari Allah. Jelas, bersyukur adalah perintah Allah, kita akan mendapatkan pahala jika kita bersyukur dengan ikhlas.
  2. Menciptakan Feeling Good. Dengan bersyukur akan membuat kita lebih bahagia. Perasaan kita menjadi lebih enak dan nyaman dengan bersyukur. Bagaimana tidak, pikiran kita akan fokus pada berbagai kebaikan yang kita terima.
Lalu apa manfaat Feeling Good?
  1. Jika Anda termasuk orang yang percaya dengan Hukum Daya Tarik (law of attraction), feeling good akan Meningkatkan Kekuatan Daya Magnetis Anda dalam menarik apa yang Anda inginkan. Kekuatan hukum ini akan sebanding dengan keyakinan dan perasaan positif. Sementara semakin banyak kita bersyukur, akan semakin banyak perasaan positif pada diri kita.
  2. Motivasi akan muncul dari kondisi emosi yang positif. Sementara bersyukur akan menciptakan emosi yang positif karena kita fokus apda hal-hal yang positif. Semakin banyak Anda bersyukur akan semakin besar motivasi yang Anda miliki.
  3. Bersyukur akan membentuk pola pikir sukses. Pola pikir sukses adalah keyakinan dalam mendapatkan. Saat kita bersyukur, maka pikiran kita secara tidak sadar diberikan suatu “pola” mendapatkan, sehingga akan terbentuk pola sukses.
Dengan melihat ketiga manfaat dari feeling good, kita bisa menyimpulkan bahwa feeling good adalah mungkin menjadi salah satu cara Allah memberikan nikmat tambahan kepada kita. Jika orang baru ribut dengan manfaat syukur pada kahir-akhir ini, Al Quran sudah 14 abad yang lalu. Sungguh suatu nikmat Allah yang diberikan kepada kita, sayang jika kita mengabaikannya.
Cara Meningkatkan Syukur
  1. Saya yakin, Anda yang mau membaca artikel ini adalah orang-orang yang pandai bersyukur. Namun bukan berarti kita tidak perlu meningkatkan. Setinggi apa pun Anda menjadi hamba yang bersyukur, Anda masih tetap perlu meningkatkan syukur Anda. Jika Anda baru bersyukur saat mendapatkan nikmat berupa materi, ini adalah baru tahap awal menjadi hamba yang pandai bersyukur.
  2. Untuk meningkatkan rasa bersyukur, kita harus lebih jeli dan peka terhadap berbagai nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Kurangnya kepekaan terhadap nikmat Allah akan mengurangi syukur kita, sebab kita merasa tidak ada yang perlu disyukuri lagi. Meningkatkan kepekaan bisa dilakukan dengan melakukan perenungan terhadap apa yang terjadi pada hidup kita sehari-hari. Luangkan waktu Anda setiap hari untuk merenungkan nikmat setiap harinya.
  3. Setiap saat, kita mendapatkan nikmat baru. Satu detik waktu berlalu berarti kita mendapatkan nikmat hidup selama satu detik. Nafas kita, penglihatan kita, penciuman kita, detak jantung kita dan sebagainya yang tidak mungkin disebutkan disini.
  4. Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, baik kejadian pad diri sendiri maupun orang lain. Sementara setiap saat selalu ada kejadian, berarti selalu ada hikmah yang bisa kita ambil. Sementara hikmah adalah suatu nikmat. Syukurilah.

7 Langkah Rahasia The Secret



The Secret” sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Jika anda telah menontonnya anda sudah memulai sesuatu yang baik sebagai permulaan menuju kehidupan yang lebih sejahtera. The Secret adalah film yang sangat bagus, tapi sayang belum memberikan gambaran yang jelas bagaimana cara menggunakannya langkah demi langkah. Saya akan memberikan anda 7 langkah menggunakan “The Secret”:

Langkah 1: Pastikan apa yang anda inginkan dari hidup anda.
Buat daftar berisi 33 hal yang anda inginkan di hidup anda meskipun anda pikir hal tersebut adalah tidak mungkin. Bob Proctor pernah berkata “Orang-orang tidak berusaha meraih hal yang mereka mau, melainkan berusaha meraih yang mereka pikir bisa dapatkan!” Sekaranglah saatnya untuk mengesampingkan apa yang anda pikir bisa dapatkan, dan mulai berpikir untuk mendapatkan yang anda mau!

Langkah 2: Bayangkan apa yang anda inginkan sekarang ini.
Ini berbeda sekali dari melamun. Perbedaannya adalah, jika melamun anda berpikir “Jika saya mendapatkan ini, seberapa bagus sih?”, sedangkan jika anda membayangkan, anda memiliki gambaran dari hal yang anda inginkan dan sudah memilikinya. Anda membayangkan seakan anda dapat melihatnya, merasakannya, dan mengalaminya.

Langkah 3: Bersyukurlah pada semua hal yang anda miliki dan yang anda inginkan.
Berterimakasihlah pada hal-hal yang anda miliki sekarang. Jika anda merasa bersyukur pada yang anda miliki, anda berhenti mengeluh pada hal-hal yang menurut anda kurang, dan anda akan terus menarik hal-hal yang anda miliki. Berikutnya, katakan kata-kata berikut kepada diri anda sendiri: “Saya senang dan bersyukur telah memiliki … (mimpi anda)”

Langkah 4: Rencanakan bagaimana untuk mendapatkan yang anda inginkan.
Jika anda telah melakukan langkah 1-3, rencana anda akan sangat berbeda, karena rencana anda sekarang tidak berdasarkan pada pikiran negatif dan hal yang tidak anda inginkan, melainkan berdasarkan pada hal yang anda inginkan. Rencana anda memiliki kekuatan untuk menarik hal-hal yang anda inginkan sekarang!

Langkah 5: Bertindak sesuai rencana.
Tindakan anda sekarang juga berdasarkan pada yang anda inginkan. Setiap pagi, bayangkan apa yang anda inginkan dan bersyukurlah pada semua yang anda miliki dan keinginan anda. Bila anda telah melakukannya setiap pagi, semua yang anda lakukan dan tindakan anda akan MENARIK apa yang anda inginkan!

Langkah 6: Bersedialah untuk menerima apa yang anda inginkan.
Jangan menolaknya dengan diri anda sendiri atau pada teman anda dan mengatakan “Ah saya cuma sedang beruntung. Saya nggak melakukan apa apa kok.” Jika anda mengatakan itu, anda telah menghilangkan apa yang alam semesta berikan dan akhirnya akan berhenti.

Langkah 7: Waktunya memeriksa hasil!
Periksa bahwa anda telah mencapai sesuai rencana anda. Jika tidak sesuai, rencanakan kembali dan buatlah sesuai. Jika yang anda dapatkan melebihi apa yang anda rencanakan, anda dapat memperluas apa yang anda rencanakan dan membuat tujuan yang lebih menantang!

Itu saja. Benar-benar semudah itu.

9 Tips Hidup Bahagia



1. Jangan Takut dan Khawatir
Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?

2. Jangan Pernah Menyimpan Dendam
Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.

3. Fokus Pada Satu Masalah
Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress.

4. Jangan Membawa Tidur Masalah Anda
Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.

5. Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan
Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.

6. Jangan Hidup di Masa Lalu
Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.

7. Jadilah Pendengar yang Baik
Mungkin sebagian besar orang termasuk saya :)susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.

8. Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda
Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.

9. Bersyukurlah Selalu
Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari.

Sukses Dengan Ikhlas


Sahabat, Saat kita mencoba mengerjakan sesuatu dengan niat yang terfokus (focused intent), yang terjadi adalah malah kita secara otomatis menggiatkan kinerja conscious mind (otak kiri) kita. Hal ini membatasi kita untuk mengakses unconscious mind (right brain) yang memiliki kemampuan processing bermilyar-milyar kali lebih cepat dibanding conscious mind.

Dalam banyak buku self-help sering diterangkan bagaimana kita membuat intent (niat) untuk mencapai apa yang kita inginkan. Selama ini banyak orang yang beranggapan intent sebagai “something that we want to happen”. Oleh karena itu conscious mind kita berusaha mencari intent yang positif dan membahagiakan.
Seringnya kita diajari bagaimana membuat intent yang sifatnya 3P: Positive, Precise, Present. Jadi intent didefinisikan diawal dan diusahakan untuk terjadi karena kita percaya skenario seperti itu yang paling bagus. Intent seperti ini bisa saja berhasil. Namun biasanya saat tidak berhasil, kita mungkin merasa gagal dan berpikir ada proses yang salah.

Conscious mind kita memiliki kemampuan terbatas. Hanya mampu memproses 5-10% dari realita yang terjadi. Oleh karenanya, intent yang kita definisikan dari conscious mind bersifat limiting (membatasi). Kita cenderung fokus pada apa yang kita inginkan. Disitu ada wanting (keinginan) dan expectation (harapan), yang apabila tidak terpenuhi bisa menimbulkan kekecewaan dan rasa frustasi. Akhirnya kita merasa tidak berdaya karena gagal mencapai yang kita inginkan.

Mendefinisikan intent dari conscious mind memberi kesan seolah-olah kita tahu yang terbaik, padahal barangkali ada lagi yang lebih baik kalau kita bersedia untuk ikhlas dan let go (berserah diri).
Untuk mengakses the power of Unconscious Mind, fokus kita bukan pada “apa yang kita inginkan” tapi justru pada “let go”. Dengan let go kita melepaskan diri dari expectation tentang bagaimana segala sesuatunya mesti terjadi. Lantas kita pun membuka diri untuk menerima skenario lain yang lebih baik dibanding skenario yang kita pilih. Let go mengizinkan kita untuk bersyukur dalam menerima apa yang kita inginkan dan juga merasa nyaman untuk menerima seandainya yang kita inginkan itu tidak terjadi. Dalam kondisi ini kita tidak merasa powerless atau gagal.

Unconscious mind memiliki kemampuan processing bermilyar-milyar kali lebih cepat dibanding si conscious. Melalui let go kita mengaktifkan unconscious mind yang memiliki akses ke infinite potentials (potensi tak terbatas) di alam raya ini.

Bagaimana caranya kita fokus pada let go, bukan pada apa yang kita inginkan?
Misalnya Anda sedang mengalami kesulitan finansial. Fokus Anda bukan pada intent yang 3P, dimana Anda ingin Rpxxxx uang misalnya. Anda cukup bertanya, misalnya: “Seandainya kondisi finansial saya berbeda, apa yang saya rasakan?” Jadikan pertanyaan ini sebagai INTENT. Lantas observe (perhatikan) apa yang BERBEDA – bukan apa yang sama – dari feeling Anda. Tanyakan sekali lagi, misalnya: “Seandainya keinginan saya untuk punya uang tidak ada, bagaimana rasanya?”. Perhatikan feeling yang berbeda dan rasakan.

Barangkali Anda lantas merasa ada kelegaan di hati. Anda mungkin melihat gambar balok es mencair. Barangkali Anda mendengar suara yang bilang “sebentar lagi kamu kaya”. Apa saja, yang jelas tanpa dibuat-buat. Melalui hati, rasakan seolah-olah apa yang Anda inginkan sudah terjadi sekarang. Perhatikan dan rasakan semua ini kemudian LET GOOOOOOOOOOO.

Seorang teman mempraktekkan ini dan beberapa jam kemudian dia memperoleh uang beberapa juta. Jauh melampaui “wildest imagination”nya, karena expectationnya sudah di let go. Seorang teman lain sembuh dari penyakit yang sudah menahun. Hanya cukup dengan bertanya dan let go.

Intinya: fokus kita bukan pada apa yang kita inginkan, tapi pada let go. Izinkan unconscious mind kita yang dengan multi-processor nya bekerja tanpa diganggu oleh kekhawatiran atau dan keragu-raguan.

Merasa Pintar dan Pintar Merasa


Sahabat, Sering kita berjumpa dengan Manusia yang Pintar, Cerdas, Hebat, Shakti, atau punya banyak kelebihan di atas orang lainlah pokoknya. Tetapi jarang kita bersua dengan manusia yang betul-betul Arif & bijaksana……

Banyak Yang Merasa Pintar, tetapi Jarang yang Pintar Merasa.

Hmm.. kenapa ya…???
Penyakit merasa pintar akan berjangkit bilamana kita selalu fokus pada diri sendiri dan kurang mempunyai Rasa Empati Pada Orang Lain. Fokus yang begitu berlebihan pada kelebihan diri sendiri akan menumbuhkan rasa percaya diri yang berlebihan yang menjurus kepada Kesombongan. Dalam situasi seperti ini kita menjadi mudah melupakan keberadaan teman yang ada di sekitar kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Kapan kita keluar dari zona “Merasa Pintar” ini…?
Manakala kita berani jujur melihat siapa kita dalam koordinat sosial yang ada dan dengan parameter yang orang lain punya. Menjadi jujur dalam konteks atau dalam konstelasi sosial bukanlah perkara mudah. Setidaknya ini seperti apa yang sering kita rasakan dan jalani. Karena dalam posisi ini berarti kita duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Atau bisa jadi justru kita lebih baik menjadi rendah hati dengan memberikan penghormatan setulusnya kepada lingkungan sosial sekitar dimana kita berinteraksi.

Jika saja kita mau membuka mata dan telinga lebih lebar…
Jika saja kita belajar untuk lebih banyak mendengarkan ketimbang bicara…
Seandainya saja kita menajamkan kemampuan akal kita untuk berpikir dan hati kita untuk merasa…
Dan seandainya saja kita dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama…
Maka niscaya dunia ini akan menjadi tempat yang lebih nyaman untuk dihuni.
Dengan cara inilah kita menjadi pintar merasa.
Dan bukan merasa pintar!
Semoga penyakit ini dijauhkan dari dalam hati kita.
Amien.